Google: Bug yang Hantui 1 Miliar Android Sudah Ditambal

google

Bug yang disebut-sebut menghantui miliaran perangkat Android, dikabarkan telah ditambal. Google memastikan hal ini melalui pembaharuan software untuk ponsel Androidnya. Pembaharuan ini dilancarkan Google melalui sistem over-the-air (OTA) yang akan menghampiri perangkat Android, khususnya Nexus. Bug yang bernama Stagefright itu dipercaya akan membuat Android pengguna menjadi terinfeksi. Sebagai tahap awal, Google akan meluncurkan penambalan untuk memperbaiki ponsel Nexus besutanya. Dalam hal ini, vendor smartphone Android lainnya terpaksa harus menunggu. Namun, dalam laporan Reuters, Senin 10 Agustus 2015, menurut perusahaan memutuskan untuk bekerja sama dengan Samsung untuk melakukan pembaharuan secara berkala. Pembaharuan keamanan itu akan dilakukan setiap bulan untuk ponsel Android.

Menurut pihak Google, pembaharuan rutin ini dilakukan bukan hanya untuk memerangi Stagefright, tetapi juga bug komputer lain yang memiliki potensi bahaya. Stagefright terdeteksi beberapa waktu lalu, saat perusahaan keamanan mobile, Zimperium membocorkan adanya bug yang membahayakan Android. Menurut Zimperium, ada 95 persen perangkat Android yang berpotensi terinfeksi. Artinya, ada sekitar satu miliar Android yang telah disusupi Stagefright. Malware ini berpotensi mengambil alih fungsi perangkat. Atau, dengan kata lain, para peretas bisa mengoperasikan smartphone Android pengguna dari jarak jauh. “Bug ini bekerja secara sederhana, karena mampu menginfeksi perangkat hanya satu satu teks multimedia. Malware itu bisa mengancam hanya dengan pesan teks yang dibuka pengguna. Semua perangkat terancam, kecuali Android dengan versi 2.2 dan di bawahnya,” ujar Joshua Drake, dari Zimperium.

Namun, baru-baru ini Googe mengatakan jika 90 persen perangkat Androidnya telah terlindungi dengan apa yang dinamakan Google sebagai ‘address space layout randomization’.

Video tak bisa diputar di Google Hangout

Dikutip dari Fortune, Google mengatakan jika pembaharuan untuk menambal Stagefright juga diikuti dengan upaya menonaktifkan video pada layanan Messenger. Artinya, pesan video tidak akan bisa diputar secara otomatis ketika dilihat. Ini dilakukan untuk menghadang bug yang sama, agar tidak kembali menginfeksi perangkat di masa depan.

Sumber : http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/659203-google–bug-yang-hantui-1-miliar-android-sudah-ditambal

facebooktwittergoogle_pluspinterestmailfacebooktwittergoogle_pluspinterestmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *